Menu

Mode Gelap
Ambarawa Kembali Gelar Operasi Yustisi, Ingatkan Warga Disiplin Prokes Bupati Kab. Magelang Support Media Independen di Magelang Jawa Utara & Jawa Selatan Termasuk 9 Calon Provinsi Baru di Pulau Jawa Pantai Tall Wolu Paling Adem dan Sejuk Kecelakaan Bus di Bukit Bego Imogiri Bantul

Berita · 19 Apr 2022 20:49 WIB ·

Panti Asuhan Dharma Bakti “Yayasan Berkah” Butuh Perhatian, Selama Ini Yayasan Tidak Jelas


 Panti Asuhan Dharma Bakti “Yayasan Berkah” Butuh Perhatian, Selama Ini Yayasan Tidak Jelas Perbesar

 

JatengTerkini – SALATIGA : ‘Penuh Perjuangan’, satu penggal kalimat yang menjadi penegasan Ibu Yayuk (62) dalam mengelola dan mengasuh anak-anak Panti Asuhan ‘Darma Bakti’ Yayasan Berkah di Jalan Ki Penjawi No 1 Sidorejo, Kota Salatiga. Mengelola panti asuhan dilakoninya sejak tahun 1990 sampai sekarang ini dan ini benar-benar penuh perjuangan bersama dengan 17 anak asuhnya yang sebagian besar berasal dari Pekalongan.

 

Dikatakan juga, meski mengelola dan mengasuh anakanak panti asuhan sejak tahun 1990 namun sampai sekarang ini pihak penguru yayasan tidak pernah memberi apapun. Karena, apakah masih ada yayasannya dan atau pengurusnya, tidak diketahui hingga kini. Untuk mencukupi atau memenuhi kebutuhan 17 anak asuhnya, harus jualan atau membuka warung makan kecil-kecilan dan anak-anak lah yang membantunya. Ini dilakukannya, demi anak-anak bisa makan secara normal yaitu sehari tiga kali makan.

 

“Saya katakana, jika sehari dapat makan tiga kali itu adalah anugerah. Namun, dengan perjuangan tidak mengenal lelah demi anak-anak hal itu dapat dilakukan meski tidak setiap harinya. Pasalnya, jika harus memulangkan anak-anak kepada orangtua, saya tidak tega. Anak-anak ini adalah dari keluarga golongan tidak mampu dan rata-rata berasal dari Pekalongan. Sekarang ini, sedang menempuh pendidikan dari SMP hingga SMA/SMK di Kota Salatiga. Ini semua aset saya dan suami, mereka semua sudah seperti anak kandung saya dan anak-anak juga sadar jika hidup di panti ini harus bisa “nrimo” dan penuh perjuangan,” jelas Ibu Yayuk.

 

Ditambahkan, sampai sekarang ini pihaknya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada siapapun yang telah peduli dan memberikan bantuan kepada panti asuhan ini. Bahkan, sering juga jika instansi/lembaga/kantor yang lokasinya berdekatan dengan panti asuhan ini melaksanakan kegiatan atau acara, pasti ingat dengan panti asuhan ini. Disinilah, kami merasa tidak sendirian dan selalu saja datang ‘penolong’ dan ini sebagai anugerah.

 

“Dinas Sosial Kota Salatiga selama ini juga bingung jika akan memberikan atau menyalurkan bantuan. Pasalnya, Dinas Sosial Kota Salatiga yang pernah datang langsung ke panti asuhan ini, mengaku jika pihak yayasan tidak pernah memberikan laporannya. Sampai sekarang ini, saya juga tidak tahu, apakah pengurusnya masih ada atau tidak. Namun, dengan penuh doa dan pejuangan, ada saja keluarga, lembaga/organisasi, relawan atau yang lain dengan iklas membantu memberikan barang kebutuhan pokok ataupun makanan dan minuman kepada kami. Hanya satu kata yang dapat saya sampaikan, terima kasih…dan terima kasih,” ujar Ibu Yayuk, sambil meneteskan air mata.

 

Ibu Yayuk juga menceritakan jika rumah yang ditempati untuk Panti Asuhan ‘Darma Bakti’ Yayasan Berkah ini adalah milik warga negara Amerika Serikat (AS). Kondisi bangunan rumah yang sudah tua, mulai banyak yang mengalami kerusakan. Belum lama ini, plafonnya ambrol serta kerusaan yang lain. Tentunya, ini menjadi tambahan beban selaku pengasuh yang juga ‘orangtua’ dari 17 anak di panti asuhan ini.

 

Sementara itu, Ketua DPC Geram (Gerakan Rakyat Anti Madat) Kota Salatiga Ohan Hia menyatakan, setelah melihat langsung kondisi panti asuhan ini ternyata benar-benar memprihatinkan. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhannya harus ‘penuh perjuangan’ yang dilakukan pengasuh Ibu Yayuk. Harapannya, banyak masyarakat atau lembaga/instansi/organisasi atau apapun namanya dapat peduli memberikan bantuannya kepada panti asuhan ini.

 

“Kita memberikan bantuan, jangan melihat panti asuhan itu milik siapa, namun siapapun yang peduli dapat memberikan bantuan apapun kepada panti asuhan ini. Terus terang, jika melihat langsung pasti akan ikut prihatin. Kami juga membuka diri menawarkan untuk membantu memberikan pelatihan/ketrampilan kepada anak-anak di panti ini. Harapannya, dapat menambah bekal anak-anak jika kelak meninggalkan panti asuhan ini,” kata Ohan Hia didampingi Wakil Ketua BW Heru Santoso dan Kasat Resnarkoba Polres Salatiga Iptu Wikan S, disela menyerahkan bantuan kepada panti asuhan, usai kegiatan pembagian takjil, belum lama ini.

 

Untuk itu, harapannya kepada masyarakat Salatiga ataupun ‘dermawan’ di Salatiga dapat ikut peduli akan anak-anak yang berada di panti asuhan ini. Selain itu, Pemkot Salatiga ataupun lembaga/organisasi/instansi/perusahaan khususnya di Kota Salatiga dapat membantu meringankan beban mereka dengan memberikan perhatiannya. (Heru).

 

Ibu Yayuk Pengasuh Panti sekaligus Ibu dari 17 anak Panti Asuhan Darma Bakti

Ds

Oleh: Dhanis Setianto

Artikel ini telah dibaca 131 kali

Baca Lainnya

Latar Merbabu : Spot Healing Terbaru Dengan Suguhan Panorama Lima Gunung

16 Mei 2022 - 13:45 WIB

DPC PBB Salatiga Gelar Halalbihallal “Menjalin Silaturahmi Dan Saling Memaafkan”

15 Mei 2022 - 01:23 WIB

Kapolres Semarang AKBP Yofan Fatika : Arus Balik Melintas Di Kabupaten Semarang Relatif Aman

9 Mei 2022 - 11:45 WIB

Viral, Video Detik-detik Pengunjung Alun-alun Kota Bogor Jadi Korban Pencopetan

8 Mei 2022 - 14:42 WIB

Sumbangsih Sepakbola untuk Aksi Sosial

6 Mei 2022 - 15:01 WIB

Borobudur Tourism Expo 2022 Jadi Pertemuan Nasional Perdagangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Terbesar di Jateng

27 April 2022 - 01:01 WIB

Trending di Berita